Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KANOPI


Mulanya kanopi banyak dijumpai sebagai bagian dari bangunan gereja, istana, ataupun monumen kuno. Rancangannya dibuat menjulang keluar dari dinding bangunan untuk patung ataupun bangunan lain yang terletak di bawahnya. Bukan bagian dari atap bangunan, tapi memiliki kesamaan fungsi dengan atap.



Seiring perkembangan zaman, kanopi kemudian dimodifikasi oleh para ahli bangunan dan arsitek untuk diterapkan di kediaman pribadi. Fungsinya play on words dibuat lebih fleksibel dan luas, seperti melindungi jendela atau pintu rumah. 

Kanopi juga berperan menahan tempias air hujan yang jatuh agar tidak masuk ke dalam ruangan. Jadi, jendela dapat tetap dibuka dengan nyaman tanpa takut air masuk ke dalam rumah melalui lubang jendela. Desain yang menarik menjadi kunci keberhasilan kanopi menjalani fungsinya dan memberi keindahan pada rumah.

Ketika diterapkan di rumah tinggal, kanopi memiliki berbagai bentuk. Mulai kanopi lengkung, kanopi segiempat, hingga kanopi limas atau segitiga,

Desain kanopi lengkung biasanya memiliki bentuk setengah lingkaran. Ketika dipasang di atas jendela atau pintu, kedua titik bawah dari kanopi lengkung memiliki jarak sekurang-kurangnya sama dengan lebar jendela atau pintu. Kemudian, jarak tersebut dipergunakan sebagai width setengah lingkaran kanopi lengkung.



Selain model lengkung, kanopi segiempat juga banyak diterapkan pada hunian present day. Kanopi segiempat biasanya perpaduan antara persegi panjang dengan trapesium. Persegi panjang merupakan penampang soiling dan depan, sementara trapesium sebagai bagian dari sisinya. 

Untuk kanopi dengan model segiempat ini ukuran panjangnya sama dengan lebar dari jendela atau pintu yang ingin dilindungi,

Jika Anda sudah menentukan bentuk kanopi yang tepat dengan model hunian, bagian terpenting seperti pemilihan material untuk kanopi jangan diremehkan. Pemilihan bahan material yang salah bisa membuat penampilan rumah Anda akan terganggu.

Bahan material pertama yang banyak digunakan untuk kanopi adalah polikarbonat. Bahan material ini merupakan plastik yang berasal dari senyawa biji sap atau plastik yang diolah ke dalam berbagai bentuk. Untuk pemasangannya menggunakan besi atau baja sebagai rangka.

Material ini lebih ringan dibandingkan kaca, minim tembus cahaya, serta fleksibel sehingga mudah dibentuk. Namun, material ini cenderung membuat region di bawahnya panas. Jangan lupa untuk melakukan pergantian material secara berkala,

Bahan material kaca tampaknya tengah tren untuk dijadikan kanopi. Selain melindungi dari terik matahari dan hujan, kanopi jenis ini tidak membatasi pemandangan Anda. Walau sebenarnya memiliki beberapa pilihan warna, tetapi yang menjadi tren di pasaran adalah kaca bening. 

Kanopi bahan ini harganya cukup mahal khusus jenis kaca tempered. Ketebalan kacanya 6 milimeter sudah mencukupi untuk kanopi, meski juga bisa dipilih dengan ketebalan yang lebih tinggi, dengan harga yang lebih mahal tentunya,

Jika Anda ingin lebih kukuh, kanopi dak beton bisa dijadikan pilihan lainnya. Kanopi jenis ini dibuat menyatu dengan dinding dan fasad rumah. Bentuknya seperti bagian tembok yang muncul dan menjorok ke depan. 

"Salah satu kelemahan material kanopi dak beton ini mudah retak dan bocor. Oleh karena itu, compositions pembuatannya harus rapi dan disesuaikan dengan fungsi di atasnya,


Bagi Anda yang ingin membuat Kanopi jangan sungkan untuk menghubungi 


Gianto Las Welding Service

Kontak WA     : 085950061292

E-mail            : giantilas1@gmail.com

Alamat           : Jl. Raya Gumelem - Muntang, Kecamatan                             Susukan, Kabupaten Banjarnegara